| Pengganti Dill | Kelebihan | Kekurangan | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| Peterseli segar | Rasa netral, mudah dicari | Kurang aroma jeruk | Salad, sup, hidangan daging |
| Daun adas | Mirip rasa dill, ada sentuhan manis | Lebih kuat, bisa overpower | Saus yogurt, hidangan ikan mentah |
| Biji dill kering | Tahan lama, pas untuk acar | Rasa lebih "berat", nggak segar | Acar mentimun, roti gandum |
| Daun ketumbar | Ada aroma citrus ringan | Bisa pahit kalau kebanyakan | Sambal, hidangan Asia |
- Pakai ketumbar untuk hidangan Eropa: Rasanya beda jauh, apalagi kalau pakai banyak. Lebih baik skip aja.
- Ganti dill segar dengan bubuk dill: Bubuk itu lebih pekat, dosisnya harus dikurangi jadi 1/3-nya. Kalau nggak, masakan jadi kayak obat.
- Pakai adas untuk salad buah: Aromanya terlalu kuat, bisa bikin manis buah hilang. Peterseli lebih aman.
Satu kesalahan fatal yang sering terjadi: orang pakai pengganti berlebihan. Misal, untuk resep yang cuma butuh 1 sdm dill, jangan langsung ganti 1:1 dengan ketumbar. Dosisnya harus dikurangi jadi 2 sdt karena ketumbar lebih kuat. Saya lihat di forum masak, banyak yang protes "rasa aneh" padahal dosisnya salah. Jadi, selalu mulai dari takaran kecil, lalu koreksi rasa.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Peterseli segar itu juaranya. Rasanya netral nggak mengganggu rasa ikan. Kalau mau lebih mirip dill, campur sedikit daun adas (1:3 dengan peterseli). Hindari ketumbar—aromanya bisa bikin ikan terasa seperti sambal.
Bisa, tapi dosisnya harus dikurangi jadi 1/3-nya. Misal, resep butuh 1 sdm dill segar, pakai 1 sdt bubuk dill. Kalau kebanyakan, rasanya jadi pahit dan "medisin". Simpan bubuk dill di wadah tertutup rapat—umur simpan cuma 6 bulan.
Peterseli rasanya lebih netral dan nggak dominan. Di komunitas chef Indonesia, 7 dari 10 orang pakai peterseli untuk resep yang butuh dill. Plus, mudah dicari di pasar—nggak perlu cari toko spesialis kayak dill.
Dua kesalahan fatal: pertama, ganti 1:1 tanpa hitung dosis (bubuk vs segar beda jauh!). Kedua, pakai pengganti yang aromanya nggak matching—kayak ketumbar untuk hidangan Eropa. Selalu cek dulu resep asal masakan itu.
Peterseli atau daun adas segar simpan di kulkas pakai lap basah—tahan 5 hari. Kalau kering (biji dill/adas), taruh di toples kedap udara di tempat gelap. Jangan kena sinar matahari, nanti rasa cepat ilang.
Intinya, jangan takut eksperimen! Dill memang unik, tapi dengan trik di atas, masakan tetap enak. Saya sendiri lebih sering pakai peterseli karena praktis. Kalau masih bingung, coba tes dulu di resep kecil—nggak perlu buang-buang bahan. Selamat mencoba!








Online Zhejiang Police, 33010002000092
浙B2-20120091-4